Minggu, 26 April 2015

Belajar Teknikal Analisis-Candle Stick

Analisa menggunakan Candlestick (1)

Analisa menggunakan analisa teknikal sudah dilakukan oleh penduduk Jepang sejak abad ke 17 dalam berdagang beras, walaupun bentuk analisa teknikal waktu itu berbeda dengan analisa teknikal saat ini. Menurut Steve Nison, grafik candlestick pertama kali dipakai pada tahun 1850. Pengembangan candlestick selanjutnya dilakukan oleh seorang pedagang beras yang amat terkenal bernama Munehisa Homma yang berasal dari kota Sakata.

Hingga saat ini analisa untuk menentukan pergerakan harga saham menggunakan candlestick masih menjadi salah satu analisa yang populer diantara investor dan analis saham. Banyaknya investor serta analis yang menggunakan candlestick dalam analisa mereka dikarenakan banyak informasi yang terkandung di dalamnya.

Sabtu, 25 April 2015

IPO FLASH PT. PP Property

IPO FLASH PP Property


IPO PT PP Property
IPO PP Property

PT. Property merupakan anak perusahaan dari PT.PP (persero) Tbk, yang bergerak dalam bidang property. PT.PP Properti sendiri berdiri tahun 2013 sesuai akta pendirian perseroan meskipun divisi properti ini sudah ada sejak 1991 

PT.PP Properti memiliki tiga unit bisnis, yaitu Komersial, Residensial dan Hospitality.

Kamis, 23 April 2015

Teh Tarik 08:45

23 April 2015 :

• Pada penutupan perdagangan kemarin IHSG sepanjang hari berada dalam tekanan jual, disertai asing net sell sebesar 244 Milyar rupiah, berbeda dengan Hangseng dan Nikkei yang justru membukukan kenaikan.

• Kemarin hanya sektor Consumer yang berada di zona hijau sedangkan semua sektor berada di zona merah dengan penurunan paling dalam pada sektor agri dan basic industry.

• Asing banyak melakukan net sell pada saham BBCA, BBRI, TLKM, ASII, PGAS, GGRM, PWON, sedangkan asing net buy pada saham KLBF, WSKT, BMRI, SILO, UNTR.

• IHSG hari ini diperkirakan akan mencoba menembus resist kuatnya dan mencatatkan all new high. Namun jika hal tersbut tidak terjadi maka kemungkinannya IHSG terjebak dalam pola sideways. sementara IHSG masih berada diatas level 5400, sehingga koreksi adalah masih wajar.

• Beberapa saham yang masih dapat melawan arus adalah BSDE, SMRA,  DILD, APLN, MDLN, yang rata-rata merupakan sektor property, sedangkan saham perbankan masih tertekan.

• Subuh ini Dow kembali naik +0.49% dan EIDO naik +0.80%, sehingga seharusnya IHSG terbawa naik juga, jika masih dibawa turun berarti ada sesuatu yang tidak baik di dalam negeri.

Keep learning

Senin, 09 Februari 2015

IHSG After Hour 09-02-2015

IHSG After Hour

Penutupan perdagangan hari Senin ini IHSG ditutup dengan kenaikan 5.96 poin (0.11%) di level 5.348. Inilah kenaikan hari kedua setelah pada hari Kamis indeks terpuruk hingga level 5.254.  Meski ditutup di level 5.348 (tidak ditutup di New High), IHSG sempat menyentuh level tertinggi baru yaitu di 5.375. Mari kita bahas kemungkinan yang terjadi setelah hari ini.

IHSG ditutup dengan bentuk doji / shooting star??
Jika bentuk candlestick yang terjadi hari ini dapat dikatakan dengan shooting star maka besar kemungkinan IHSG akan mengalami profit taking dalam waktu dekat.
Shooting star adalah suatu bentuk candlestick yang memberikan informasi bahwa investor/ pemodal mulai berpikiran untuk melakukan profit taking. Mereka beranggapan level ini sudah relatif tinggi sehingga perlu adanya konsolidasi agar dapat naik lebih tinggi.


Jika candle hari ini benar adalah shooting star maka IHSG akan menguji support indeks. Support pertama adalah support uptrend jangka pendeknya yaitu di kisaran 5.292. Lalu support yang selanjutnya adalah support penurunan indeks hari Kamis lalu / yang juga resistant awal tahun yaitu di 5.250.

Apakah 100% Selasa akan mulai turun, tidak juga. Teknikal Analisis membantu kita memprediksikan pergerakan kedepan namun tidak menjamin bahwa 100% benar. Jika besok ternyata IHSG dapat ditutup dengan level tertinggi baru diatas 5.348 maka target diatas adalah 5.400 - 5.453.

"Keep Learning for Better Decision"

------------------------------------------------- satrianto --------------------------------------------------





Minggu, 18 Mei 2014



Indeks harga saham gabungan pada perdagangan hari Kamis berhasil menembus resist 4940, dan juga menandakan keberhasilan indeks kembali ke level 5.000. Kenaikan indeks pada hari kamis lalu didukung dengan volume yang besar dibandingkan volume transaksi harian dalam sebulan terakhir.

Dengan masuknya indeks ke dalam range yang baru maka target resistan terbaru IHSG adalah level tertinggi tahun lalu dan yang terdekat adalah menutup gap di 5.068.

Minggu ini pergerakan indek masih akan dipengaruhi berita politik dalam negeri. Mengingat batas akhir pendaftaran kandidat Capres dan Cawapres adalah hari Rabu. Namun, mencermati pergerakan indeks beberapa hari terakhir, nampaknya investor dalam posisi yang netral dimana kandidat presiden yang ada direspon dengan baik.

Meskipun begitu, tetap harus berhati-hati mengingat data ekonomi kita yang masih belum baik, sehingga setelah gelaran dan sandiwara politik ini usai maka pasar akan kembali kepada fundamental ekonomi dalam negeri.

Disclaimer On

----------------------------------------------- ebs ------------------------------------------------------

Senin, 05 Mei 2014

Selamat Pagi,

Pagi ini ada dua saham yang cukup menarik bagi saya, yaitu saham SMGR dan saham ASII.
Dilihat dari pergerakan beberapa hari kedua saham ini nampak sudah berada di area oversold, sehingga membuka potensi adanya rebound. Saham SMGR dapat dilakukan pembelian di area 14.350 dengan target keluar terdekat di 15.300. Sedangkan saham ASII pembelian dapat dilakukan di area 7.400.

                                                            1. Semen Indonesia
 
2. Astra Internasional

Disclaimer On

Selasa, 15 April 2014

Today market View

Selamat Pagiiii...

Hari ini indeks diperkirakan akan bergerak menuju gap yang ditinggalkan di 4.906. Kondisi bursa US mendukung dan Regional bergerak mixed, bursa US semalam ditutup positif setelah data retail salesnya menunjukkan hasil yang bagus.

Berikut adalah analisa saham Wismilak (WIIM) oleh rekan apprentice kami, Renji Gunadi :




Harga WIIM ditutup dengan mengalami kenaikan. Saat ini, harga WIIM berada di bolinger band bagian bawah. Stochastic dan RSI berada di area oversold dan memberikan sinyal harga akan segera naik kembali. Kemudian dari sisi fundamental, kinerja keuangan WIIM adalah sebagai berikut : 


2011
2012
2013
Penjualan
Rp 925,24 miliar
Rp 1,12 triliun
Rp 1,59 triliun
Laba
Rp 129,54 miliar
Rp 77,30 miliar
Rp 132,32 miliar
Sumber : Laporan Keuangan Wismilak dalam Kontan: Harian Bisnis dan Investasi, Senin, 14 April 2014.

Berdasar kinerja keuangan, dapat dilihat bahwa pertumbuhan pendapatan WIIM tumbuh sebesar 41,96% dibandingkan dengan perolehan di tahun 2012. Untuk di tahun 2014, perusahaan juga memasang target kenaikan penjualan sebesar 25% dari tahun lalu. Hal ini didukung dengan adanya penambahan kapasitas produksi WIIM dari pembelian mesin baru dengan total penambahan produksi diperkirakan mencapai 1,5 miliar batang.
Sumber : Kontan: Harian Bisnis dan Investasi., Bisnis Indonesia
Rekomendasi : buy
Support  : 615
Ressistance  : 845

Disclaimer On
------------------------------------------ ebs ------------------------------------------------------------